TULUNGAGUNG, Faktaterbuka.com — Penelusuran awak media terkait informasi dugaan aktivitas perjudian di wilayah Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, berlanjut ke sejumlah lokasi yang disebut warga berkaitan dengan kegiatan permainan dadu.
Setelah melakukan penelusuran di Desa Srikaton, awak media kemudian bergeser menuju wilayah Desa Santren, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Di lokasi tersebut, awak media kembali menemukan tempat yang menurut informasi masyarakat sekitar digunakan untuk kegiatan permainan dadu.

Saat awak media menggali informasi dari seorang perempuan yang berada di sebuah warung sekitar lokasi, warga tersebut menyebut bahwa kegiatan tersebut diduga dikelola oleh seseorang yang disebut berinisial PRI.
“Kalau yang mengelola katanya PRI, mas. Informasinya anggota TNI,” ungkap perempuan tersebut.
Namun, keterangan mengenai identitas dan status PRI tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Awak media juga belum berhasil meminta konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan karena orang yang disebut warga tersebut tidak berada di lokasi saat penelusuran dilakukan.
Warga tersebut juga menyampaikan bahwa situasi di lokasi saat awak media datang terlihat relatif sepi.
“Agak sepi, Mas, karena di Balong sedang ada event,” ujarnya.
Keterangan tersebut menjadi informasi tambahan yang masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut. Faktaterbuka.com tidak menjadikan pernyataan warga sebagai kesimpulan, melainkan sebagai informasi awal yang perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
Temuan di dua lokasi berbeda tersebut tentu menjadi perhatian, terlebih jika benar terdapat kegiatan perjudian dengan taruhan yang berlangsung secara terbuka dan diketahui masyarakat sekitar.
Faktaterbuka.com akan melakukan konfirmasi kepada Polres Tulungagung, Polsek Ngantru, serta pihak terkait lainnya guna memastikan apakah informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian tersebut telah diketahui aparat dan apakah telah dilakukan pemantauan maupun langkah penindakan.
Khusus mengenai penyebutan nama PRI yang disebut warga sebagai oknum anggota TNI, Faktaterbuka.com akan berupaya melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan maupun institusi terkait sebelum membuat kesimpulan mengenai informasi tersebut.
Langkah konfirmasi ini penting agar pemberitaan tidak hanya bersumber dari keterangan masyarakat, tetapi juga menghadirkan penjelasan dari pihak yang disebut dan pihak berwenang.
Faktaterbuka.com tetap berpegang pada prinsip verifikasi, keberimbangan, asas praduga tak bersalah, dan hak jawab, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Bersambung setelah konfirmasi aparat dan pihak terkait.





















